EFEKTIVITAS IKRAR SISWA

DALAM PEMBIASAAN PEKA TERHADAP SAMPAH DI SEKOLAH

Oleh:

SUTADI,S.Pd

        I.            LATAR BELAKANG

Pandemi covid menyisakan banyak permasalahan di dunia Pendidikan. Adanya learning loss pada peserta didik merupakan PR besar yang butuh penyelesaian. Learning loss ini bukan hanya terjadi pada ilmu pengetahuan mereka saja tetapi berrdampak menyeluruh terhadap karakter siswa.

Kecanduan gadget, lupa akan praktik baik yang telah menjadi pembiasaan di sekolah adalah hal yang umum terjadi pada saat dunia menjadi pulih. Siswa menjadi seperti linglung tak tahu apa yang harus dilakukan setelah pembelajaran tatap muka 100% mutlak di laksanakan.

Hal seperti inipun juga terjadi di SDN 2 Mulyosari, dimana saya menjadi top managemen alias Kepala Sekolah di sana, padahal sekolah ini adalah sekolah adiwiyata, yang dahulunya memiliki pembiasaan baik yaitu siswa peka terhadap sampah di sekelilingnya. Kepekaan ini seperti hilang begitu saja digerus pandemi. Dengan keadaan saya merusaha mencari solusi, mungkin dengan ikrar siswa “Saya Akan Membuang Sampah pada Tempatnya”yang dilaksanakan setiap hari setelah kegiatan sholat Duha bisa menjadi solusi agar anak menjadi peka, peduli dan sadar sampah kembali.

      II.            PEMBAHASAN

Pembiasaan ikrar siswa “Saya Berjanji Akan Membuang Sampah di Tempat Sampah” ini merupakan program sekolah yang tetuang di dalam KOSP yaitu salah satu proyek sekolah P5 dengan tema gaya hidup berkelanjutan. Mengikuti dengan proyek sekolah ini maka sarpras yanmg lainnya seperti tempat sampah, banner peduli sampah pun dianggarkan dalam RAPBS untuk menunjang keberhasilan program.

Program Pembiasaan ikrar siswa“Saya Berjanji Akan Membuang Sampah di Tempat Sampahini dimulai bulan Juli 2023 dan sampai sekarang, sudah berlangsung tiga bulan. Hal signifikan yang kami peroleh adalah kebersihan sekolah menjadi lebih baik. Siswa mulai lebih peduli terhadap sampah di sekelilingnya. Hal ini kemungkinan karena ikrar itu berarti janji, dan janji haruslah ditepati maka menjadikan hal ini efektif.

    III.            KESIMPULAN

Program Pembiasaan ikrar siswa “Saya Berjanji Akan Membuang Sampah di Tempat Sampah” di SDN 2 Mulyosari berhasil menjadi solusi untuk mengembalikan pembiasaan baik siswa untuk peduli dan peka terhadap sampah, sehingga terwujud sekolah yang bersih dan nyaman.

Kolaborasi dari semua fihak, siswa, guru, tenaga kependidikan sangat memiliki peran yang penting demi terbangunnya karakter baik di sekolah.Semoga praktik baik ini bisa menjadi inspirasi di dunia Pendidikan kita.

 



 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AKSI NYATA BUDAYA POSITIF USIATI CGP 4 116 TULUNGAGUNG